Pendidikan:, Pendidikan menengah dan sekolah
Bentuk Bumi: hipotesis kuno dan penelitian ilmiah modern
Banyak pertanyaan yang tersembunyi di galaksi, namun bentuk bumi tidak menimbulkan keraguan. Planet kita memiliki bentuk ellipsoid, yaitu bola biasa, tapi hanya sedikit diratakan di wilayah kutub: Selatan dan Utara. Gagasan tentang planet bumi ini terbentuk berabad-abad dalam konfrontasi kompleks antara agama dan sains. Hari ini, setiap siswa sekolah dasar dapat menjawab dengan benar tentang masalah ini.
Sejarah terbentuknya informasi modern tentang Bumi
Tentang apa bentuk bumi sesuai dengan kenyataan, sangat banyak diperdebatkan sepanjang sejarah perkembangan ilmu pengetahuan alam. Homer berasumsi bahwa planet kita berbentuk lingkaran, dan Anaximander membuktikan bahwa itu seperti sebuah silinder. Mungkin semua orang mengingat gambar terang dari satin kelas 5, di mana bentuk Bumi terlihat seperti cakram dan terletak pada kura-kura yang terletak pada tiga ekor gajah, dan sebagainya. Betapa pun, ada asumsi bahwa planet kita dalam bentuk perahu berenang di sepanjang batas yang tak terbatas. Lautan atau menara di atasnya dalam bentuk gunung tertinggi!
Versi yang berbeda dari pergerakan Bumi
Bukan hanya soal bentuk planet asli kita, tapi juga versi gerak bumi yang mengalami banyak perubahan dalam sejarah peradaban. Pada akhir abad ke-19, diyakini bahwa Bumi sama sekali tidak bergerak sama sekali. Kemudian sains resmi mulai berpandangan bahwa Matahari sedang bergerak di sekitar planet kita, dan bukan sebaliknya. Dalam masyarakat zaman yang berbeda, tema seperti bentuk dan pergerakan bumi, mengkhawatirkan pikiran bukan hanya ilmuwan. Jika tidak, tidak mungkin untuk menjelaskan eksekusi brutal D. Bruno, yang pendapatnya tentang gerak bumi berbeda pada saat itu dari penghitungan yang diterima secara umum. Sayangnya, sains resmi tidak selalu bergantung pada penemuan lanjutan, namun lebih disukai jalur yang andal dilacak oleh keyakinan agama. Ensiklopedi pertama yang mengungkapkan hipotesis yang benar-benar benar tentang gerak planet kita mengelilingi Matahari, dan bukan sebaliknya, adalah Kutub N. Copernicus.
Penemuan modern
Bessel, ilmuwan Jerman yang pertama menghitung radius kompresi bumi di kutub, paling mendekati kebenaran. Angka-angka ini diperoleh pada abad ke-19 dan tetap tidak berubah selama ratusan tahun. Hanya di abad ke 20 F.N. Krasovsky - ilmuwan Soviet, menerbitkan informasi baru yang jauh lebih akurat daripada angka yang diperoleh sebelumnya oleh pendahulunya. Sejak itu, ellipsoid dengan dimensi yang tepat dari planet ini dinamai sesuai dengan namanya. Bentuk Bumi benar-benar berbentuk bola, diratakan di wilayah kutub, dan perbedaan radii - khatulistiwa dan kutub - adalah 21 km. Angka ini tetap konstan sejak 1936.
Kesimpulan
Tapi untuk lebih tepatnya, menurut data ilmiah terbaru, bentuk bumi adalah geoid. Ini adalah sosok yang paling akurat, yang paling dekat dengan model sebenarnya dari Bumi. Geoid, seperti planet kita, memiliki cekungan dan ketinggian. Juga, menurut A.A. Ivanov, seorang ilmuwan Rusia, belahan Bumi tidak memiliki simetri, dan khatulistiwa adalah elips, bukan lingkaran. Begitulah sains berkembang, dan siapa yang tahu apa lagi yang kita pelajari tentang planet asli kita dalam 100 tahun? Sementara itu, di setiap ruang sekolah ada dunia yang akrab bagi semua orang, di mana kita mempelajari rahasia-rahasia Bumi.
Similar articles
Trending Now