Berita dan Masyarakat, Alam
Fenomena alam hidup: fisika dan kimia dari dunia sekitarnya
Ada begitu banyak yang tidak diketahui di sekitar kita! Setiap hari, ilmuwan dan orang awam menjadi semakin sadar akan dunia di sekitar mereka. Fenomena alam, yang kita hadapi setiap hari dan yang kita gunakan begitu, terkadang memiliki fisika yang sangat kompleks.
Konsep "fenomena alam"
Di sekolah dasar kita diajarkan subjek seperti Sejarah Alam. Untuk memastikan bahwa anak-anak tidak hilang dan memahami presentasi pelajaran, informasinya diberikan dalam jumlah yang mudah diakses dan singkat. Dari situ kita bisa mempelajari hal utama: fenomena alam yang hidup adalah setiap proses yang terjadi dengan benda-benda baik yang hidup maupun yang tidak bernyawa. Setiap perubahan bisa memiliki dasar fisik atau kimia. Dalam hal ini, objek asli dapat dimodifikasi dan ditransformasikan menjadi elemen lain.
Fenomena fisik dan kimia
Dampak fisik yang menjadi objek atau zat yang terpapar dapat merusaknya, memberikan berbagai sifat lainnya, mengubah ukuran dan keadaan, namun zat aslinya tetap tidak berubah.
Contoh fenomena seperti alam yang hidup akan menjadi proses perubahan keadaan air di danau. Di bawah pengaruh sinar matahari, waduk memanas, dan kehidupan organisme di dalamnya berubah. Mereka yang suka panas, berenang lebih dekat ke permukaan. Yang lain, sebaliknya, bersembunyi di lumpur di bagian bawah. Di musim dingin, proses sebaliknya terjadi: air membeku dan mengubah kondisinya dari cairan menjadi padat. Hidup di kolam juga melambat. Namun, bahan bakunya sendiri - air - tetap tidak berubah.
Fenomena hidup dan alam tak bernyawa, yang memiliki sifat kimiawi kejadian, tidak hanya mengubah zat apapun yang terlibat dalam prosesnya, tapi juga menciptakan yang baru. Mungkin ada tanda-tanda yang berbeda. Pelepasan gas, perubahan warna, presipitasi, emisi ringan, munculnya bau atau rasa - inilah rincian dimana reaksi kimia berbeda dari proses fisik.
Jenis fenomena dunia
Fenomena alam hidup juga terbagi menjadi iklim, geologi-geomorfologi, biologis, biogeokimia dan lain-lain. Perubahan yang paling umum adalah tipe pertama dan kedua. Hujan, badai salju, kekeringan, pemanasan global, topan adalah fenomena iklim. Gempa bumi, letusan gunung berapi, tsunami, erosi tanah dan lainnya - perubahan geologi dan geomorfologi.
Kedua, dan lain-lain, pada gilirannya, dibagi berdasarkan prinsip durasi:
- Instan - fenomena alam hidup, yang mengubah situasi dalam hitungan detik atau menit. Mereka kadang disebut sebagai gempa bumi, letusan lahar dari kawah gunung berapi, dan lain-lain.
- Jangka pendek - kejadian alam pendek (dari beberapa jam sampai beberapa hari): bulan purnama, hujan, panas, banjir dan lain-lain.
- Fenomena alam hidup jangka panjang, yang lamanya dapat diukur dalam beberapa bulan dan bahkan bertahun-tahun: perubahan iklim (pemanasan global), pengeringan badan air, dll.
Selain itu, semua kejadian yang terjadi di dunia sekitar kita, bisa dibagi menjadi musiman dan per diem. Misalnya: pembengkakan ginjal, kehilangan salju, terbang burung untuk hibernasi dan lainnya - contoh kategori fenomena pertama. Yang kedua adalah matahari terbit dan matahari terbenamnya.
Similar articles
Trending Now