Seni & Hiburan, Sastra
Analisis puisi Fet "The First Lily of the Valley"
Salah satu lirik Rusia yang paling sensasional adalah Athanasius Feth. Dia sangat halus dan akurat merasakan alam, memperhatikan semua fiturnya, saat-saat yang nyaris tidak terlihat yang tidak diperhatikan orang lain . Analisis puisi Fet memungkinkan tidak hanya untuk melihat lebih dekat keindahan alam Rusia, tapi juga untuk mengungkapkan fleksibilitas dunia batin penyair. Semua puisi penulis sangat hidup, penuh warna, penuh dengan suara. Cukup sering ia memberi tahu benda mati dengan kualitas makhluk hidup, yang juga mempengaruhi perasaan yang disebabkan oleh karya tersebut.
Hanya 12 baris, dan seberapa akurat dan emosional pengarangnya menggambarkan keindahan hutan musim semi, suatu hari yang cerah, pesona bunga bakung lembah yang rapuh dan perasaan manusia yang luhur! Analisis puisi Fet menunjukkan betapa berhasilnya penyair mencatat rincian terkecil dari dunia sekitarnya. Setelah membaca karya ini, sebuah gambar dari sebuah rawa hutan yang indah langsung muncul di mata, di mana ada salju di beberapa tempat, dan bunga bakung pertama di lembah itu tampak menakutkan sepanjangnya. Penulis tidak hanya menyebut bunga ini sebagai prekursor musim semi. Tetesan salju pertama hanya mengatakan tentang musim dingin yang akan keluar, tapi bunga bakung lembah secara terbuka menyatakan bahwa musim semi telah tiba dan menjadi nyonya rumah penuh. Citra bunga musim semi melengkapi matahari yang cerah, memberikan sinar yang hangat namun tidak menyala.
Penyair itu dengan terampil menggunakan metafora, dan analisis puisi Fet "The First Lily of the Valley" membuktikan hal ini sekali lagi. Penulis secara khusus menggambar paralel antara bunga musim semi dan seorang gadis muda, sehingga membuktikan bahwa segala sesuatu di alam adalah satu. Periode berbunga dari bunga bakung lembah itu sekilas dan juga masa muda. Di akhir puisi itu, sangat disesalkan bahwa waktu tidak memberi banyak uang.
Similar articles
Trending Now